Herve Poncharal Terhipnotis Ketika Melihat Miller

 h.jpg

Berita terbaru dan terkini bola Soccer dari Agen Bola Indo11.com – Manajer tim Yamaha Tech3, Herve Poncharal mengakui bahwa dirinya seakan terhipnotis dengan kepiawaian Jack Miller dalam mengendarai motor. 

Meski demikian, Poncharal merasa menyesal ketika dirinya tidak berhasil membujuk penerus Casey Stoner untuk tampil bersama tim Yamaha di kelas utama MotoGP pada 2015 mendatang. 

Joki kuda besi berkebangsaan Australia itu menjadi bahan perbincangan di kalangan pecinta balap motor saat dirinya bersaing ketat dengan Alex Marquez di kelas Moto3. Sayang, pada balapan terakhir ia kalah cepat dari adik kandung Marc Marquez, Alex. Sehingga dia harus puas berada sebagai runner up. 

Kendati demikian, Miller tetap dianggap Poncharal sebagai pembalap fenomenal. Enam kemenangan di musim ini salah satu bukti mengapa bos Yamaha Tech3 itu begitu kesengsem melihat penampilan pembalap berusia 19 tahun. 

"Saya sangat suka melihat Jack. Saya suka dengan dia karena kepribadian dan kepandaiannya dalam mengendarai motor. Kami sempat berbicara dengan ia dan manajemennya. Tapi sejak pertama Honda Racing Corporation (HRC) begitu ngotot ingin mengamankannya," ungkap Poncharal. 

"Di Belanda adalah salah satu bukti bahwa hubungan HRC dengan Jack begitu dekat. Jadi dari awal memang kami berpikir bahwa tidak mungkin untuk mengamankan pembalap ini," tukasnya.



Alex Marquez Tidak Mau Mengikuti Jejak Marc Marquez

h.jpg

Berita terbaru dan terkini bola Soccer dari Agen Bola Indo11.com – Alex Marquez, juara Dunia Moto3 dengan tegas menyatakan ogah mengikuti jejak sang kakak, Marc Marquez yang menjad juara dunia di kelas MotoGP.  Alex  bertekad akan tetap di Moto2 setidaknya sampai dua atau tiga tahun ke depan. 

Alex baru saja meraih trofi juara dunia Moto 3 bulan lalu. Alex yang digadang-gadang akan menjadi saingan berat Marc mengatakan bahwa dirinya belum siap jika harus memacu motornya di kelas 1000cc. “Saya pikir tidak mungkin jika saya langsung tampil di kelas MotoGP pada 2015” kata Alex .

Pembalap Spanyol itu menambahkan, kendati tidak akan turun di MotoGP pada 2015, bukan tidak mungkin pada tahun-tahun mendatang dirinya akan bersaing dengan kakaknya di kasta tertingi lomba balap motor itu. “Pilihan terbaik saya adalah tampil di kelas Moto2 selama paling tidak dua tahun, kemudian saya akan mempertimbangkan tawaran bermain di Moto GP” dia melanjutkan. 

Alex Marquez pernah memenangkan podium teratas Moto3 pada 2012, sayangnya dia tidak berhasil mempertahankan gelar itu pada 2013, ketika itu Alex mengalami dislokasi tulang sendi pada musim 2013. Alex kemudian menjuarai gelar juara dunia pada 2014, bersamaan dengan gelar juara dunia moto GP yang diraih Marc Marquez.

                                                                                                                                                         



Van Persie Tak Masukan Nama Van Persie dan Juan Mata di Skuat Terbaik MU

h.jpg

Agen Bola Terpercaya indo11.com melaporkan, Robin van Persie belum lama ini diminta untuk menyusun tim terbaik yang terdiri dari lima pemain paling hebat di Manchester United. Uniknya, sang striker tidak memasukkan dua nama top, Juan Mata danAngel di Maria.

Penyerang asal Belanda itu lebih memilih untuk memasukkan sosok-sosok seperti Wayne Rooney, Michael Carrick, dan Radamel Falcao.

"Itu pertanyaan yang bagus, karena anda harus membuat keputusan apakah anda ingin membentuk tim yang benar-benar menyerang atau memiliki kombinasi dalam bertahan, dan selain itu anda juga butuh seorang kiper," tutur Van Persie.

"Saya akan memilih De Gea untuk kiper. Saya butuh bek, jadi saya akan memilih Michael Carrick, karena ia bisa bermain di dua posisi, kemudian saya akan memilih Wayne. Saya juga ikut bermain? Jadi saya, David, Michael, Wayne…dan ini amat sulit karena anda punya Juan Mata dan Di Maria, dan juga Falcao…saya akan memilih Falcao," pungkasnya.

Selama Masa Hukuman, Jeffery Taylor Tak Digaji

h.jpg

Agen Bola Terpercaya indo11.com melaporkan, Berani berbuat, berani bertanggung jawab. Akibat kelakuannya merusak properti sebuah hotel, small forward Charlotte Hornets, Jeffery Taylor, dihukum larangan bermain 24 pertandingan tanpa menerima gaji dari klubnya.

Otoritas NBA mengeluarkan hukuman tersebut setelah melakukan investigasi atas penahanan Taylor oleh aparat kepolisian Michigan pada 25 September silam. Gara-gara pertengkarannya dengan sang kekasih, Taylor sempat meluapkan kemurkaannya dengan merusak beberapa fasilitas Hotel East Lansing.

Taylor juga dilaporkan melakukan kekerasan setelah keduanya adu argumentasi, hingga sang wanita terjatuh di lorong hotel. Bahkan, Taylor juga dikatakan sampai menghujamkan kepala wanita tersebut ke pintu sebuah kamar hotel.

Taylor akan menjalani masa hukuman percobaan selama 18 bulan ke depan. Dia juga akan kehilangan USD200 ribu atau setara Rp2,4 miliar dari total USD915 ribu per tahun sesuai kontraknya dengan Hornets.

Selama masa percobaan, Taylor diharuskan memenuhi program rehabilitiasi kekerasan rumah tangga selama 26 pekan, serta 80 jam pelayanan sosial sukarela terhadap komunitas masyarakat setempat.

Finis Ketiga di Valencia, Alex Marquez Juara Dunia Moto3

h.jpg

Agen Bola Melaporkan Berita Olahraga Terkini dan terbaru Indo11.com   Pebalap Estrella Galicia, Alex Marquez, mengunci gelar juara dunia Moto3 2014 setelah menyelesaikan balapan GP Valencia dengan finis ketiga, Minggu (9/11/2014). Pebalap 18 tahun tersebut menutup musim terakhirnya di Moto3 dengan sempurna. Tahun depan, dia akan naik ke Moto2.

Sejak awal balapan, persaingan ketat terjadi antara empat pebalap di depan yaitu Jack Miller, Issac Vinales, Efren Vazquez, dan Marquez. Miller beberapa kali memimpin balapan.

Saat balapan tersisa 15 putaran, Marquez sempat melebar dan turun ke posisi keenam. Namun, dia berhasil naik dan kembali masuk empat besar.

Balapan menyisakan sembilan putaran ketika Vinalles naik ke posisi pertama sementara Miller tergeser ke urutan kelima. Namun, sekali lagi perubahan posisi berjalan cepat.

Memasuki lima putaran terakhir beberapa pebalap sempat bersenggolan, termasuk MIller dan Marquez. Keduanya sempat keluar dari lima besar, tetapi pada putaran berikutnya mereka sudah kembali berada di depan.

Pembunuh Hughes Masih Merasa Trauma

h.jpg

Berita terbaru dan terkini bola Soccer dari Agen Bola Indo11.com – Menghilangkan nyawa seseorang meski tak sengaja tentu menghadirkan trauma tersendiri. Seperti halnya Sean Abbott yang masih juga belum mau bermain kriket selepas meninggalnya Phillip Hughes.

Abbott yang menjadi sorotan atas kematian Hughes tampaknya masih trauma. Pasalnya, ia dikabarkan tidak akan bermain untuk saat melawan klub Universitas Sydney akhir pekan ini.

Kendati demikian, Universitas Sydney menyatakan kesiapannya menyambut Abbott dengan tangan terbuka. Pasalnya, Abbott dinilai masih punya hak bermain keriket sebagaimana biasanya.

Seperti diketahui, Hughes meninggal ketika terhantam bola lemparan Abbott dalam pertandingan New South Wales versus Australia beberapa pekan lalu. Saat itu, bola yang dilempar Abbott membuat Hughes langsung terkapar karena tepat mengenai wajahnya.

Tak dinyana, peristiwa itu membuat Hughes mengalami koma hingga akhirnya meninggal dunia. Pemain berusia 25 tahun itu pun menjadi isu nasional yang sempat menghebohkan beberapa negara. Hughes sendiri dimakamkan pada hari Rabu lalu.

 

Hasil Imbang Tandai Debut Moyes bersama Sociedad

h.jpg

Agen Bola Melaporkan Berita Olahraga Terkini dan terbaru Indo11.com La Coruna - David Moyes menandai debutnya sebagai pelatih Real Sociedad dengan hasil imbang. Melawat ke markas Deportivo La Coruna, Sociedad hanya bermain imbang 0-0.

Laga melawan Deportivo di Estadio Municipal de Riazor, Minggu (23/11/2014) dinihari WIB, menjadi pertandingan debut Moyes di La Liga bersama Sociedad. Eks manajer Everton dan Manchester United itu baru ditunjuk sebagai pelatih baru Sociedad pada 10 November lalu menggantikan Jagoba Arrasate yang dipecat.

Sociedad tampil lebih agresif kendati sedikit kalah dalam penguasaan bola. Dengan penguasaan bola sebesar 47%, Sociedad tercatat melepaskan 17 tembakan dengan lima di antaranya berstatus on target.

Sociedad tampil lebih baik di babak petama. Carlos Vela beberapa kali mengancam gawang Deportivo namun upayanya tak ada yang berbuah gol. Tembakannya di menit ke-30 bisa diamankan oleh Fabricio. Sementara enam menit kemudian, tembakannya masih melambung di atas mistar gawang.

Usai jeda, Deportivo tampil lebih agresif. Pablo Insua nyaris menjebol gawang usai menyongsong sebuah sepak pojok. Namun peluang itu masih gagal berbuah gol.

Adebayor Bantah Kritik Fans Tottenham

h.jpg

Agen Bola Melaporkan Berita Olahraga Terkini dan terbaru Indo11.com  London - Penyerang Tottenham Hotspur, Emmanuel Adebayor, membantah jika dirinya mengkritik sikap fans di White Hart Lane. Dia hanya ingin para suporter yang hadir di stadion untuk selalu mendukung timnya.

Usai Tottenham kalah 1-2 saat menjamu Stoke City di Premier League akhir pekan lalu, Adebayor mengeluarkan uneg-unegnya. Dia mengeluhkan sikap sebagian suporter yang hadir di White Hart Lane.

Dalam pertandingan hari Minggu (9/11/2014) lalu itu, sebagian suporter beranjak lebih awal dari tempat duduknya. Mereka juga mengungkapkan kekecewaannya dengan menyoraki para pemain.

Tottenham belakangan memang tak mendapat hasil bagus di kandang sendiri. Dari enam laga kandang terakhir, The Lilywhites kalah empat kali.

Adebayor pun lantas curhat soal kekecewaanya pada sikap para pendukung Tottenham yang justru menciptakan atmosfer negatif di kandang sendiri. Penyerang asal Togo itu bahkan menyebut mungkin lebih baik timnya bermain tandang daripada tampil di kandang sendiri.
Tapi hal itu dibantah oleh Adebayor. Lewat sebuah pernyataan yang dirilisnya, Adebayor menyatakan bahwa dia tidak bermaksud untuk mengkritik suporter Tottenham.

"Saya ingin mengklarifikasi beberapa laporan di surat kabar. Saya tidak pernah mengkritik fans Tottenham. Saya hanya sekadar menyarankan bahwa akan lebih positif jika mereka mendukung tim," sahut Adebayor.

Bayern Serius Hadapi City, Incar Kemenangan buat Bundesliga

h.jpg

Agen Bola Melaporkan Berita Olahraga Terkini dan terbaru Indo11.com  Manchester - Bayern Munich bukan cuma sudah menggenggam tiket lolos ke babak 16 besar Liga Champions, melainkan juga predikat juara grup. Namun, tekad menang Bayern tak berkurang saat menghadapi Manchester City.

Dengan 12 poin dari empat pertandingan Bayern sudah dipastikan tak lagi terkejar oleh para rivalnya di Grup E, di mana AS Roma dan CSKA Moskow ada di posisi dua dan tiga dengan 4 poin sedangkan City jadi juru kunci dengan 2 poin.

Di matchday 5 Liga Champions, Rabu (26/11/2014) dinihari WIB, Bayern akan menyambangi City yang saat ini sangat membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluangnya lolos dari fase grup.

Bayern sendiri takkan bersantai-santai meski tiket lolos sudah di tangan. Pertama-tama, laga semacam ini tentu menghadirkan gengsi. Selain itu, Die Roten sejauh ini masih mencatat laju sempurna di fase grup dan secara keseluruhan sudah tak terkalahkan di 18 pertandingan terakhirnya. Tentu akan jadi kebanggaan tersendiri untuk bisa melanjutkannya.

Algieri Dukung Hopkins di Pertarungan Melawan Kovalev

h.jpg

Agen Bola Terpercaya indo11.com melaporkan, Chris Algieri, juara dunia tinju kelas welter junior versi WBO, memberikan prediksinya terkait duel unifikasi kelas berat ringan antara juara IBF/WBA Super, Bernard Hopkins versus juara WBO, Sergey Kovalev di Atlantic City, Amerika Serikat, Minggu (9/11).

Menurut petinju belum terkalahkan itu, Hopkins bakal keluar sebagai pemenang dalam duel bergengsi tersebut. Pasalnya, kata dia, Hopkins memiliki skill dan pengalaman lebih baik dibanding Kovalev, yang belum pernah tercium kekalahan dalam 26 laga tinju profesionalnya.

"Saya pikir Hopkins (yang menang). Saya lebih memilih yang memiliki pengalaman dan IQ tinggi di dalam ring. Petinju jenius (yang menang) di sana," jelas Algieri.

Algieri menambahkan, Hopkins sudah banyak melakukan hal yang belum diketahui banyak orang. "Orang berpikir dia tidak terlalu aktif. (padahal) dia adalah petinju paling aktif… setiap hal kecil yang dilakukannya terjadi karena suatu alasan," sambungnya.